15 Desember 2009

FE Gagal Sabet Juara di LPSAF

Paduan Suara Mahasiswa Fakultas Ekonomi (PSM FE) gagal sabet juara di kegiatan tahunan Lomba Paduan Suara Antar Fakultas (LPSAF) Mahasiswa Angkatan 2009, 10 Desember kemarin di gedung Sutarjo. Saat pengumuman pemenang diumumkan seusai lomba, nama FE tidak masuk dalam enam besar pemenang. Air mata anggota LPSAF FE dan pengurus PSM FE pun tak terbendung menerima kekalahan. Peringkat tiga besar dalam lomba paduan suara tahunan ini diraih oleh Fakultas Kedokteran, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Kedokteran Gigi.
Menurut Devita Indah, pengurus PSM FE, persiapan untuk LPSAF 2009 sudah maksimal. Latihan selama dua bulan, setiap hari sampai malam. “Mungkin kurang beruntung,” katanya sedih. Ia juga mengakui penampilan fakultas lain yang tak kalah bagus dengan FE. Ia menambahkan, kekalahan ini bisa dijadikan pelajaran untuk LPSAF tahun depan.
Dalam LPSAF tersebut, penilaian dilakukan oleh tiga juri. Drs. A. Lilik Slamet Raharsono, Drs. Albertus Djoko Lesmono, dan Drs. Saiful Bahri. Penilaian lomba meliputi materi, teknik, penampilan, dan pembawaan. Arifal Huda, ketua panitia LPSAF 2009 menambahkan keputusan juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
LPSAF 2009 ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Bila tahun sebelumnya peserta hanya membawakan dua lagu wajib, kini peserta juga harus membawakan satu lagu hiburan ditambah dua lagu wajib. “ Tema lagu hiburannya bebas, asal ada partitur,” jelas Arifal yang juga mahasiswa D3 Akuntansi FE Unej.
LPSAF yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Dies Natalis UNEJ XLV ini diikuti oleh seluruh fakultas di Unej. Dari lima belas peserta, FE mendapat urutan ke delapan untuk perform. Dalam performancenya PSM FE membawakan dua lagu wajib, Hymne dan Mars Unej serta satu lagu hiburan Kopral Jono.
PSM FE yang digawangi Eva Nur Amalia selaku dirijen dan empat puluh maba FE tampil dengan tema kostum yang disesuaikan dengan lagu hiburan. Kain karpet biru berbentuk bunga ditempel di dada sebelah kanan. Ditambah kain emas dan glitter menghiasi bunga. Saat menyanyikan Kopral Jono, PSM FE menambahkan gerakan tarian. Berbeda saat menyanyikan dua lagu wajib yang hanya diam tanpa gerakan.
Menurut Arifal acara ini dihadiri sekitar 150 undangan, terdiri dari pihak rektorat, dekanat, pelatih, koordinator PSM fakultas dan undangan bebas. Terlihat juga PD III FE Unej, Fathorazzi dan Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan FE Unej menghadiri acara LPSAF tersebut. [amalia amanda]

baca lanjutan..

01 Desember 2009

Open rekruitment dengan pengenalan alam

Salah satu unit kegiatan mahasiswa pecinta alam FE mahapena tengah mengadakan pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar). Tujuan utama Diklatsar ini adalah proses pengaderan dalam UKM MAHAPENA, rangkaian acara ini secara resmi dibuka pada 29 September dan akan diakhiri pada 6 Desember dan ditandai dengan pemberian scraft kepada anggota sebagai simbol perubahan status dari calon anggota menjadi anggota tetap dan memiliki Nomor Induk Anggota.
Diklatsar ini merupakan serangkaian acara yang diawali dengan happy camp yang bertujuan unuk pengenalan alam pada para peserta. Happy camp yang dilaksanakan pada tanggal 7 dan 8 November ini diselenggarakan di Gunung Ijen dengan jumlah peserta 15 orang. Agenda selanjutnya adalah Latihan Bareng yang dilaksanakan pada 15 November di bantaran Sungai Bedadung dan diikuti sejumlah 10 peserta. Runtutan selanjutnya adalah Diklat Ruang yang diagendakan pada 19 hingga 22 November, kegiatan ini dilakukan di lingkungan Fakultas Ekonomi yang dihadiri 20 peserta. Diklat Ruang dilaksanakan dengan tujuan mempersiapkan peserta mengenai teori yang akan diaplikasikan pada agenda terakhir yaitu Diklat Lapang. Diklat Lapang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 4 hingga 6 Desember, kegiatan ini akan diadakan di kawasan lereng Penggunungan Argopuro.

Perbedaan Diklatsar tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya ialah mengenai biaya. ”Jika tahun kemarin peserta tidak dipungut biaya namun kali ini dipungut biaya untuk membuat kenang-kenangan berupa kaos” ujar Dwi Siswanto selaku Ketua Pelaksana. Mahasiswa jurusan IE 07 ini juga menyampaikan beberapa kendala teknis yang dihadapi, antara lain tentang perizinan kegiatan, debit Air yang terbatas sewaktu diselenggarakan latihan bareng, ruang untuk Diklat Ruang yang tidak kondusif serta beberapa hal lain. Ketika ditanya tentang jumlah peserta yang tidak stabil (bertambah-berkurang.red) pria asli Surabaya ini mengatakan ” sebagian mahasiswa kalau akhir pekan pulang jadi ga bisa ikut, ada juga yang izin karena ada kesibukan lain”. [musa ali]

baca lanjutan..

15 November 2009

LPME Ecpose Kembali Menggelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada 31 Oktober dan 1 November 2009 LPME Ecpose melakukan kegiatan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) di Ruang Multimedia Fakultas Ekonomi Universitas Jember. Acara tahunan yang biasanya hanya untuk anggota magang LMPE Ecpose kini dibuka untuk seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi. Acara ini berlangsung mulai jam 08.00 wib hingga jam 17.30 diikuti 41 peserta.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberi wawasan kepada mahasiswa tentang dunia kejurnalistikan, serta pembekalan dasar-dasar ilmu kejurnalistikan untuk anggota magang LPME Ecpose. Menurut salah seorang peserta PJTD, Dewi Pitaloka, beranggapan bahwa kegiatan ini merupakan acara yang menarik karena mampu memberi wawasan baru tentang dunia kejurnalistikan ditambah para pemateri yang didatangkan dari beberapa media massa terkemuka di jember untuk berbagi ilmu.

Acara yang berlangsung 2 hari ini berbeda dengan PJTD tahun sebelumnya yang dilaksanakan selama 3 hari, hal tersebut dikarenakan pelatihan ini diselenggarakan diawal alur magang anggota ECPOSE. Dengan menggunakan konsep 2 hari kegiatan, peserta dituntut untuk melakukan kegiatan dasar jurnalistik yakni reportase dan menuangkan hasil reportasenya dalam sebuah tulisan.
Acara tahunan yang diselenggarakan LPME ECPOSE berlangsung lancar meskipun ada beberapa kendala teknis seperti keterlambatan dan perubahan pemateri. Menurut ketua panitia, Sofyan Arsha, secara keseluruhan PJTD 2009 berjalan dengan lancar, karena seluruh materi telah disampaikan dengan baik oleh para pemateri yang berkompeten di bidangnya. [Musa Ali]

baca lanjutan..